Langsung ke konten utama

REFUGIA : TANAMAN YANG DAPAT MEMPERCANTIK LAHAN DAN PENGENDALI HAMA

REFUGIA : TANAMAN YANG DAPAT MEMPERCANTIK LAHAN DAN PENGENDALI HAMA

Hallo sobat cerdas!

Kita pasti sering melihat banyak tanaman dengan warna yang mencolok di sepanjang tepi sawah maupun tegalan. Kira-kira tanaman apa ya? Kenapa kok ditanam di tepi tanaman budidaya? Yuk, baca tulisan ini agar kamu mengenal jenis tanaman apa yang ditanam oleh petani di lahan mereka.
Tanaman berbunga cantik yang ditanaman di sepanjang tepi tanaman budidaya disebut “Refugia”. Apa sih refugia itu? Refugia atau sering juga disebut tanaman pelindung adalah tumbuhan yang baik dan mudah untuk dibudidayakan sebagai mikrohabitat musuh alami pada tanaman yang dibudidayakan. Refugia dapat menjadi tempat perlindungan serta sebagai penyedia pakan bagi predator dari hama tanaman. Makanan yang didapatkan predator dari refugia adalah madu dan nektar dari bunga serta serangga hama yang bersembunyi pada tumbuhan tersebut. Penanaman refugia akan mengurangi biaya usaha tani untuk pengendalian hama sehingga lingkungan terjaga secara berimbang.


Tidak semua tanaman dapat dijadikan sebagai refugia. Ada beberapa kriteria tanaman yang dapat digunakan sebagai refugia antara lain:

1.    Tanaman harus ditanam dari biji tanpa perlu pindah tanam (transplanting)

2.    Tanaman harus cepat tumbuh, mampu bersaing dengan gulma, dan mudah dalam perawatan

3.    Tanaman harus cepat berbunga

4.    Tanaman harus memiliki buah atau struktur vegetatif yang bernilai ekonomis bagi petani, baik untuk konsumsi atau komersial

5.    Tanaman harus dapat berproduksi baik dalam budidaya minimum

6.    Tanaman harus bersifat mengusir atau tidak disukai oleh hama tanaman utama

7.    Tanaman harus dapat menarik Arthropoda yang menguntungkan baik sebagai mikrohabitat maupun sumber nektar atau serbuk sari.      

Tanaman yang biasa digunakan sebagai refugia memiliki karakteristik berbunga dan berdaun lebar, karena dapat memancing predator alami dengan nektar sekaligus tempat berlindung. Tetapi, ada beberapa jenis gulma juga bisa digunakan sebagai refugia. Berikut jenis tanaman yang berpotensi sebagai refugia antara lain:

1.      Tanaman berbunga,

Beberapa penelitian menyebutkan jenis tanaman hias yang berpotensi sebagai refugia antara lain bunga matahari (Helianthus annuus), bunga kertas zinnia (Zinnia peruviana), (Zinnia acerosa), (Zinnia bicolor), (Zinnia grandiflora), (Zinnia elegans), kenikir (Cosmos caudatus)

2.      Gulma berdaun lebar,

Gulma yang selama ini terkesan sebagai tanaman pengganggu ternyata bisa dijadikan refugia. Terutama yang berasal dari famili asteraceae seperti babadotan (Ageratum conyzoides), Ajeran (Bidens pilosa L.), Bunga tahi ayam (Tagetes erecta)

3.      Tumbuhan liar yang ditanam atau yang tumbuh sendiri di areal pertanaman, dan

Contohnya : Bunga legetan (Synedrella nodiflora), pegagan (Centella asiatica), rumput setaria (Setaria sp.), rumput kancing ungu (Borreria repens),  kacang hias atau kacang pentoi (Arachis pentoi)

4.      Sayuran

Contohnya : Kacang panjang (Vigna unguiculata ssp. sesquipedalis), bayam (Amaranthus spp.)

 

 "DELIGHTING ORGANIC BUFFS"

 

Sakir, I. M., & Desinta, D. (2018). Pemanfaatan Refugia dalam Meningkatkan Produksi Tanaman Padi Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Lahan Suboptimal: Journal of Suboptimal Lands7(1), 97-105.

Amanda, Ulima Darmania. (2017). Pemanfaatan Tanaman Refugia untuk Mengendalikan Hama dan Penyakit Tanaman Padi. Buletin IKATAN, 7(2), 29-45

http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/77361/Refugia-Sebagai-Pengendali-Alami-Organisme-Pengganggu-Tumbuhan-opt/

https://docplayer.info/57913953-Tani-buletin-pemeliharaan-keanekaragaman-hayati-ekosistem-sawah-dengan-tanaman-refugia-mewaspadai-cemaran-arsenik-pada-beras.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Cara Membedakan Produk Organik dan Non-Organik?

Bagaimana Cara Membedakan Produk Organik dan Non-Organik? Halo sobat cerdas, tahu kah kamu bahwa produk organik peminatnya meningkat dengan pesat setiap tahunnya. Perubahan pola konsumsi masyarakat untuk pindah ke produk pangan organik semakin tahun semakin meningkat. Hal ini menyebabkan produk pangan organik tanpa menjadi trend saat ini, sehingga permintaannya kian meningkat juga setiap tahunnya. Mengapa organik sedang menjadi trend? Bagi konsumen produk "organik" merupakan hasil pertanian tersebut memang diproses secara organik atau tidak menggunakan dan tidak mengandung residu bahan kimia apapun mulai dari saat budidaya hingga pengolahan pasca panen. Ketiadaan penggunaan pestisida dan pupuk kimia menimbulkan anggapan bahan pangan tersebut lebih sehat dan bergizi tinggi. Lalu bagaimana cara membedakan produk organik dan non-organik sobat cerdas? Tentu sangat sulit untuk membedakannya dari fisik luarnya saja. Oleh karena itu, sertifikat organik pada produk pertanian san...

INI DIA! SENTRA PRODUKSI DAN EDUKASI PERTANIAN ORGANIK DI INDONESIA

INI DIA! SENTRA PRODUKSI DAN EDUKASI PERTANIAN ORGANIK DI INDONESIA Ingin belajar seluk beluk budidaya pertanian organik, tapi bingung belum ada pandangan. Dipikir-pikir lagi, kalau hanya budidaya rasanya kurang lengkap kalau belum mempelajari aspek lainnya seperti pemasaran, pemberdayaan, dan sosial ekonomi. Tenang Sobat Cerdas, semua kebingungan di atas akan dibahas lebih lanjut melalui wadah/oragnisasi/komunitas yang menampung aspek pembelajaran pertanian organik. Tentunya akan menjadi penyemangat petani millennials seperti sekarang untuk belajar dan bertani secara alami dengan sistem pertanian organik. Dimana saja lokasinya? Okey Sobat Cerdas langsung saja…Ini dia sentra produksi organik yang ada di Indonesia.   1. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Simpatik Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat         Gapoktan ini memiliki 28 kelompok tani dengan jumlah anggota kurang lebih 2.333 orang anggota, yang tujuan utamanya untuk menaikan posisi tawar p...

INI DIA! REKOMENDASI TERBAIK UNTUK KEBUN RUMAHANMU! PUPUK ORGANIK DARI BAHAN ALAMI NON KIMIA

INI DIA! REKOMENDASI TERBAIK UNTUK KEBUN RUMAHANMU! PUPUK ORGANIK DARI BAHAN ALAMI NON KIMIA Pupuk berbahan dasar organik termasuk pupuk yang baik bagi tanaman rumahan Anda??? Benarkah itu? Simak fakta menariknya di artikel ini. Perlu diketahui, pupuk organik adalah salah satu jenis pupuk yang terbentuk dari materi alami makhluk hidup, seperti pelapukan sisa-sisa tanaman, hewan, dan manusia. Pemanfaatannya untuk menutrisi tanah dan tumbuhan secara alami. Dikutip dari Permentan No.2 Tahun 2006 , pupuk organik didefinisikan sebagai pupuk yang sebagian atau seluruhnya berasal dari dari tanaman dan atau hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan mensuplai bahan organik untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Ada beberapa jenis pupuk organik yang sering digunakan. Berikut ini informasi lengkap untuk Anda yang ingin berkebun di rumah sekaligus mencoba membuat sendiri pupuk organik. 1.       PUPUK K...

KELEBIHAN PERTANIAN ORGANIK

  KAMU HARUS TAU, INI DIA KELEBIHAN PERTANIAN ORGANIK, SUNGGUH SISTEM PERTANIAN YANG MENARIK! Apakah kalian tau kenapa produk pertanian digandrungi saat ini? Pelaku usaha tani mulai me ngubah sistem bertani menjadi semi organik bahkan organik s e penuhnya. Pihak pemerintah gencar menghimbau untuk meningkatkan kuantitas dengan upaya kelestarian lingkungan. Apa yang membuat pertanian organik menjadi sangat menarik? K alangan milenial yang saat ini mulai peduli kualitas produk pertanian yang lebih sehat, dengan integrasi ekosistem yang menguntungkan dari segi sosial, ekonomi, lingkungan. Yaaa betul sekali, hal itu karena pertanian organik memang memiliki kelebihan terutama untuk keseimbangan ekosistem. Apa saja kelebihan pertanian organik? Sutanto (2002), menyebutkan kelebihan pertanian organik antara lain: 1. Melindungi dan melestarikan keragaman hayati serta fungsi keragaman dalam bidang pertanian. 2.Memasyarakatkan kembali budi daya organik yang sangat ber...