Langsung ke konten utama

GENERASI MILLENIAL KEREN DENGAN BISNIS PERTANIAN ORGANIK

 GENERASI MILLENIAL KEREN DENGAN BISNIS PERTANIAN ORGANIK

Sektor Pertanian akan terus berjalan produktif untuk memenuhi ketersediaan pangan masyarakat. Pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini tidak membuat sektor pertanian melemah. Bahkan kebutuhan pangan menjadi fokus masyarakat di seluruh dunia, seperti di Indonesia. Hal ini dapat dijadikan sebagai peluang bagi pelaku usaha sektor pertanian organik untuk tetap menyediakan pangan sehat, mengolah hingga mendistribusikan ke masyarakat. Kaum millenial yang mau terjun di bidang pertanian bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi yang lebih baik. Apalagi dapat memanfaatkan teknologi yang tersedia, serta mengikuti trend hidup sehat dengan menyediakan produk organik.

Mampukah kaum millenial memanfaatkan peluang emas pada sektor pertanian organik?

Generasi milenial yang fokus pada bidang pertanian tidak hanya sekadar bertani, namun juga mampu menjadi wirausaha tani dengan memanfaatkan teknologi digital. Hal tersebut dibuktikan dengan bertambahnya jumlah Start-up pertanian. Kaum millenial yang serius pada bidang pertanian, akan mendapatkan dukungan dari pemerintah karena dapat meningkatkan sumberdaya manusia yang maju, mandiri dan modern pada sektor pertanian.

Lalu, yang disebut petani millenial yang bagaimana???

Petani milenial adalah petani yang berusia antara 19-39 tahun yang biasanya ditandai adanya peningkatan dan tanggap dalam komunikasi, media, juga teknologi digital. Meningkatnya petani millenial dapat membuka lapangan pekerjaan, khususnya di masyarakat pedesaan. Sehingga diharapkan agar program petani milenial juga dapat menekan angka kemiskinan dan urbanisasi.

       Terdapat beberapa faktor pendukung keberhasilan dalam berbisnis pertanian organik, antara lain:

  1. Adanya dukungan dari pemerintah, dukungan pemerintah berupa modal dan juga sarana pemasaran nasioanl/ internasional membuat peluang produk organik akan lebih memiliki tempat dan diminati.
  2. Adanya dukungan industri pengolahan makanan. Mengikuti dari meningkatnya permintaan konsumen terkait makanan sehat, membuat industri pengolah makanan mencari bahan baku pertanian yang tidak terlalu banyak terkontaminasi bahan kimia.
  3. Produk organik memiliki nilai jual yang tinggi. Memang produk pertanian organik unggul dalam kualitas, pengemasan, dan juga nutrisi. Sehingga tidak heran jika harga jual lebih tinggi daripada hasil pertanian konvensional.
  4. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat. Tak jarang, seseorang memposting di sosial media tentang makanan yang dianggap menyehatkan, sehingga semakin meluas trend konsumsi produk organik. Selain itu, gaya hidup sehat pada masa kini, terutama di masa pandemi menjadi topik yang keren untuk dibicarakan dan ditiru. Semakin tinggi kampanye pada media sosial tentang produk organik maka permintaan nya juga akan semakin meningkat.
  5. Pertanian organik memberikan kesehatan ekosistem pertanian. Generasi millenial yang memilih untuk berbisnis pertanian tanpa memberikan dampak negatif, maka telah menjadi pebisnis yang cerdas dan peduli lingkungan serta masa depan pertanian.

 

Bagaimana? Sudahkah tergerak untuk memilih bisnis bidang pertanian organik?

 

Sebagai kaum millenial yang mampu mamanfaatkan peluang sehingga dapat bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan adalah hal yang keren dan membanggakan.

 

“Delighting Organic Buffs”

 

 

Sumber:

https://petanidigital.id/petani-milenial/

https://www.idntimes.com/news/indonesia/editor-idn-creative/sektor-pertanian-kini-jadi-peluang-bisnis-petani-milenial-csc/4

https://republika.co.id/berita/q96bmt423/peluang-bisnis-ratusan-juta-bisa-didapat-petani-milenial

https://www.antaranews.com/berita/1318786/usaha-pertanian-dinilai-menjanjikan-bagi-milenial

https://mediaindonesia.com/read/detail/306698-petani-milenial-bisa-berperan-lebih-besar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Cara Membedakan Produk Organik dan Non-Organik?

Bagaimana Cara Membedakan Produk Organik dan Non-Organik? Halo sobat cerdas, tahu kah kamu bahwa produk organik peminatnya meningkat dengan pesat setiap tahunnya. Perubahan pola konsumsi masyarakat untuk pindah ke produk pangan organik semakin tahun semakin meningkat. Hal ini menyebabkan produk pangan organik tanpa menjadi trend saat ini, sehingga permintaannya kian meningkat juga setiap tahunnya. Mengapa organik sedang menjadi trend? Bagi konsumen produk "organik" merupakan hasil pertanian tersebut memang diproses secara organik atau tidak menggunakan dan tidak mengandung residu bahan kimia apapun mulai dari saat budidaya hingga pengolahan pasca panen. Ketiadaan penggunaan pestisida dan pupuk kimia menimbulkan anggapan bahan pangan tersebut lebih sehat dan bergizi tinggi. Lalu bagaimana cara membedakan produk organik dan non-organik sobat cerdas? Tentu sangat sulit untuk membedakannya dari fisik luarnya saja. Oleh karena itu, sertifikat organik pada produk pertanian san...

INI DIA! SENTRA PRODUKSI DAN EDUKASI PERTANIAN ORGANIK DI INDONESIA

INI DIA! SENTRA PRODUKSI DAN EDUKASI PERTANIAN ORGANIK DI INDONESIA Ingin belajar seluk beluk budidaya pertanian organik, tapi bingung belum ada pandangan. Dipikir-pikir lagi, kalau hanya budidaya rasanya kurang lengkap kalau belum mempelajari aspek lainnya seperti pemasaran, pemberdayaan, dan sosial ekonomi. Tenang Sobat Cerdas, semua kebingungan di atas akan dibahas lebih lanjut melalui wadah/oragnisasi/komunitas yang menampung aspek pembelajaran pertanian organik. Tentunya akan menjadi penyemangat petani millennials seperti sekarang untuk belajar dan bertani secara alami dengan sistem pertanian organik. Dimana saja lokasinya? Okey Sobat Cerdas langsung saja…Ini dia sentra produksi organik yang ada di Indonesia.   1. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Simpatik Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat         Gapoktan ini memiliki 28 kelompok tani dengan jumlah anggota kurang lebih 2.333 orang anggota, yang tujuan utamanya untuk menaikan posisi tawar p...

INI DIA! REKOMENDASI TERBAIK UNTUK KEBUN RUMAHANMU! PUPUK ORGANIK DARI BAHAN ALAMI NON KIMIA

INI DIA! REKOMENDASI TERBAIK UNTUK KEBUN RUMAHANMU! PUPUK ORGANIK DARI BAHAN ALAMI NON KIMIA Pupuk berbahan dasar organik termasuk pupuk yang baik bagi tanaman rumahan Anda??? Benarkah itu? Simak fakta menariknya di artikel ini. Perlu diketahui, pupuk organik adalah salah satu jenis pupuk yang terbentuk dari materi alami makhluk hidup, seperti pelapukan sisa-sisa tanaman, hewan, dan manusia. Pemanfaatannya untuk menutrisi tanah dan tumbuhan secara alami. Dikutip dari Permentan No.2 Tahun 2006 , pupuk organik didefinisikan sebagai pupuk yang sebagian atau seluruhnya berasal dari dari tanaman dan atau hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan mensuplai bahan organik untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Ada beberapa jenis pupuk organik yang sering digunakan. Berikut ini informasi lengkap untuk Anda yang ingin berkebun di rumah sekaligus mencoba membuat sendiri pupuk organik. 1.       PUPUK K...

KELEBIHAN PERTANIAN ORGANIK

  KAMU HARUS TAU, INI DIA KELEBIHAN PERTANIAN ORGANIK, SUNGGUH SISTEM PERTANIAN YANG MENARIK! Apakah kalian tau kenapa produk pertanian digandrungi saat ini? Pelaku usaha tani mulai me ngubah sistem bertani menjadi semi organik bahkan organik s e penuhnya. Pihak pemerintah gencar menghimbau untuk meningkatkan kuantitas dengan upaya kelestarian lingkungan. Apa yang membuat pertanian organik menjadi sangat menarik? K alangan milenial yang saat ini mulai peduli kualitas produk pertanian yang lebih sehat, dengan integrasi ekosistem yang menguntungkan dari segi sosial, ekonomi, lingkungan. Yaaa betul sekali, hal itu karena pertanian organik memang memiliki kelebihan terutama untuk keseimbangan ekosistem. Apa saja kelebihan pertanian organik? Sutanto (2002), menyebutkan kelebihan pertanian organik antara lain: 1. Melindungi dan melestarikan keragaman hayati serta fungsi keragaman dalam bidang pertanian. 2.Memasyarakatkan kembali budi daya organik yang sangat ber...