PERTANIAN ORGANIK, SEBERAPA LUAS LAHANNYA DI INDONESIA?
Beberapa
tahun belakangan, pemerintah sedang gencar-gencarnya memfokuskan pertanian
organik, beragam upaya terus dilakukan agar bisa mengalihkan dari pertanian
konvensional ke pertanian organik. Fokus pemerintah tersebut, karena masyarakat
yang mulai beralih ke trend hidup
sehat sehingga membuat permintaan produk organik juga meningkat. Banyak pelaku
pertanian organik bermunculan seiring dengan pangsa pasar yang semakin terbuka.
Tidak hanya karena bernilai ekonomis tinggi, pertanian organik juga penting
untuk perbaikan lingkungan pertanian yang telah terpapar bahan sintetik atau
kimiawi selama puluhan tahun.
Namun,
tahukah Sobat Cerdas, berapa luas lahan pertanian organik di Indoensia?
Sudah
mampukah untuk memenuhi seluruh permintaan konsumen?
Pada tahun 2018 jumlah
luas lahan pertanian organik sebesar 251.630,98 Ha (SPOI, 2019). Telah terjadi peningkatan luas lahan mulai
dari tahun 2014-2018. Pada tahun 2008-2010 adanya akreditasinya 7 Lembaga
sertifikasi sehingga menyebabkan meningkatnya jumlah lahan yang tersertifikasi.
Namun untuk tahun 2011-2014 terjadi fluktuasi luasan lahan dikarenakan beberapa
operator tidak memperpanjang sertifikasinya. Peningkatan jumlah luas lahan
pertanian organik dari tahun 2016 ke 2017 sekitar 39,4 % dan peningkatan luas
lahan pertanian organik di tahun 2017 dan 2018 sekitar 17,3 %. Sementara itu jumlah operator yang terlibat
dalam kegiatan pertanian organik relatif stabil di angka 18.000 produser. Komoditas
yang termasuk dalam jumlah luasan lahan 251.630,98 Ha menurut SPOI (2019),
mencakup beras, kelapa, pisang, kopi, kakao, sayuran, jeruk, teh, dan buah
tropis.
Produsen beras organik
memiliki jumlah lebih banyak dari produsen komoditas lainnya. Permintaan beras
organik meningkat dan ini sebanding dengan konversi lahan organik untuk
komoditas beras organik di mana terjadi peningkatan luas lahan beras organik.
Peningkatan jumlah luas lahan padi organik terlihat di tahun 2017 dan 2018
sebesar di sekitar 53.000 hektar pada 2018 (SPOI, 2019). Kemudian terdapat komoditas kelapa organik
yang juga mengalami peningkatan. Pada tahun 2018 seluas 42.631 Ha. Peningkatan
luas lahan ini juga terkait dengan permintaan produk olahan dan turunan kelapa
organik di tingkat lokal dan global.
Komoditas pisang organik, luasan lahan pada
tahun 2018 sebesar 48,54 Ha (SPOI, 2019).
Pertumbuhan jumlah luasan lahan pisang organik tidak terlepas dari
jumlah konsumsi pisang secara umum. Tahun 2013, konsumsi pisang di Indonesia
rata-rata 5,68 kg per kapita per tahun, dan ini juga menjadi salah satu pemicu
meningkatnya jumlah konsumsi pisang organik (Tempo, 2014). Luas lahan kopi
organik, pada tahun 2016 sebesar 82.069 Ha, namun pada tahun 2017 dan 2018
mengalami penurunan luasan. Terakhir pada tahun 2018 yaitu 60.045 Ha (SPOI,
2019). Penurunan luasan lahan juga membuat ekspor kopi Indonesia mengalami
penurunan baik volume maupun secara
nilai.
Penerapan sistem pertanian
organik di Indonesia sudah cukup dikenal luas hingga mancanegara. Sudah
seharusnya petani di Indonesia beralih ke sistem pertanian organik, supaya
sistem tanam organik bisa mengalami perkembangan yang lebih baik kedepannya.
Hal tersebut karena hasil tanam organik lebih baik dan sehat karena tidak
terpapar cairan kimia. Pertanian konvensional jangka panjang dan dilakukan
terus menerus, tidak hanya menimbulkan permasalahan serius pada lingkungan,
tapi juga pada kesehatan manusia.
Semakin banyak orang
teredukasi, semakin banyak konsumen yang mulai sadar akan manfaat produk
organik, maka petani yang mulai beralih dari konvensional ke sistem pertanian
organik/pertanian sehat juga semakin meningkat. Luasan lahan pertanian
tahu-tahun berikutnya diharapkan peningkatannya lebih signifikan.
Bagaimana, sobat cerdas?
Sudah tambah ilmu baru kan
hari ini? Yuk, bagikan informasi ini jika kamu merasa ini adalah hal yang
bermanfaat.
Delighting Organic Buffs
REFERENSI :
Statistik Pertanian Organik Indonesia. 2019. Bogor:
Aliansi Organis Indonesia.
https://media.neliti.com/media/publications/69780-none-da945e16.pdf
https://agribisnis.co.id/jumlah-lahan-pertanian-organik-indonesia-masih-sangat-minim/
https://www.mongabay.co.id/2018/11/26/pertanian-organik-sebagai-solusi-pertanian-berkelanjutan/
Komentar
Posting Komentar